Awal April di kota tanpa kenangan

2019, awal april.

Berkunjung ke kota ini, mimpiku bisa menuntaskan rindu. Eh, ternyata kota ini tidak lebih indah ibarat senja yg pulang pada peraduan.

Aku melihat banyak orang gelisah habiskan waktu di seberang jalan sudut kota.

Disini sepi, bukan tak ada kehidpun. Tapi kota ini tak memberikan aku apa-apa saat hatiku sedang ada apa-apa.

Jalan-jalan awal pekan ini terlihat seperti berputar dalam beberapa baris kenangan. Ah, aku hanya terbiasa dengan damai yang tidak terlalu indah.

Saatnya nanti aku pulang, aku membawa kabar baik, seengaknya keluar kota yg sejauh ini aku melihat banyak kepastian kalau hidup harus terus bergulir untuk menutup berbagai macam penat.

Tunggu aku di batas senja di kota mu.

Setengah hati, dan kopi pagi

Jakarta-28 Maret 2019

Kopi pagi ini kata orang adalah kehampaan, aku melihat banyak orang melakukan aktivitas setengah hati.

Berangkat dengan emosi yg meluap-luap. Berburu waktu untuk menjadi kaya dan terbaik.

Lalu, dirumah atau diseberang ada hati yg patah. Sedikit ilfil karena tak ada sapaan pagi darimu.

Satu sajak untuk itu.

“Berangkatlah dengan ketenangan, aku ingin kau kembali membawa aku senyum meskipun kau kelelahan di perjalanan”

By, katakopi_45